Selasa, 07 April 2015

Selamat berbagi perkembangan motorik normal .. :)

A.      Pengertian Perkembangan Motorik Normal
Perkembangan Motorik Normal adalah proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak. Pada dasarnya, perkembangan ini berkembang sejalan dengan kematangan saraf dan otak anak, serta, Perkembangan motorik meliputi perkembangan otot-otot kasar (gross muscle) atau motorik kasar dan perkembangan otot-otot halus (fine muscle) atau motorik halus. Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri. Contohnya kemampuan duduk, menendang, berlari, naik turun tangga, dan sebagainya.
Sedangkan Motorik Halus adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot halus atau menggunakan sebagian kecil anggota tubuh. Otot ini berfungsi untuk melakukan gerakan-gerakan, bagian-bagian tubuh yang lebih spesifik. Contohnya, kemampuan memindahkan benda dari tangan, mencoret-coret, menulis, menyusun balok, menggunting, dan sebagainya. Kedua kemampuan motorik tersebut sangat penting dikembangkan agar anak bisa berkembang dengan optimal.
           
B.Macam-macam Perkembangan Motorik Normal
Menurut Hurlock (2000)
1.         Perkembangan Motorik halus

Motorik halus adalah  gerakan  tubuh  yang   menggunakan  otot-otot  sebagian kecil dari anggota tubuh.  Dalam hal ini, Perkembangan Motorik halus berkaitan dengan kegiatan meletakkan dan  memegang  suatu  objek dengan menggunakan jari  tangan. Keterampilan motorik halus (fine motor skill) adalah kemampuan  mengkoordinasi gerakan otot kecil dari anggota tubuh. Keterampilan motorik halus  terutama melibatkan  jari  tangan, dan biasanya  dengan koordinasi mata.  Contoh  keterampilan motorik halus adalah  memegang, menulis, menggunting, dan lain sebagainya.


2.         Perkembangan Motorik Kasar
Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri. Keterampilan motorik kasar (groos motor skill) adalah kemampuan yang diperlukan sejak usia balita sebagai bagian dari pertumbuhan dan perkembangan anak. Keterampilan motorik kasar membuat seseorang dapat melakukan aktivitas secara normal. Contoh Ketrampilan Motorik Kasar adalah berjalan, berlari, duduk, bangun, mengangkat benda, melempar benda, dan lain sebagainya.

C.      Tahapan dan Tabel Perkembangan  Motorik anak diusia keemasan        
       (0-5 tahun)

1.      Tahapan perkembangan motorik anak usia 0-1 tahun

 Motorik Kasar
 Motorik Halus
Aplikatif Motorik Kasar
Aplikatif Motorik Halus
 Tengkurap
Reflek genggam
Description: H:\gambar psikoper\tengkurap.jpg
Menggulingkan badan
Tersenyum
Description: http://luvizhea.com/wp-content/uploads/2014/08/Bayi-tidur.jpg
Description: L:\home\user\pictures\baby.JPG
Merangkak dan   
Merayap
Tertawa &   
bergurau
Description: H:\gambar psikoper\bayi merangkak.jpg
Merangkak    
dengan cepat
Mulai mengoceh
Description: H:\gambar psikoper\merangkak cepat.jpg
Description: https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTWP2MtdmWWY9FWXo8Cp6d439QNcz9OuVrgddFieW97pR4ukPkvLw
Berjalan sendiri
Jari-jari mulai
gerak
Description: L:\home\user\pictures\Anak-94-3_medium.jpg

2.      Tahapan perkembangan motorik anak usia 1-2 tahun

Motorik Kasar
 Motorik Halus
Aplikatif Motorik
Kasar
Aplikatif Motorik
Halus
Merangkak
Mengambil benda kecil dengan ibu jari atau telunjuk
Description: H:\gambar psikoper\merangkak merayap.jpg
Berjalan beberapa langkah
Membuka 2-3 halaman buku
Berjalan cepat
Menyusun menara dari balok
Cepat duduk agar tidak jatuh
Memindahkan air ke gelas lain
Merangkak di tangga
Memakai kaus kaki sendiri
Description: H:\gambar psikoper\merangkak cepat.jpg
Description: http://www.bayi7.com/wp-content/uploads/2013/05/Bayi-Belajar-Merangkak.jpg
Berdiri tanpa pegangan
Bermain HP
Description: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTJJ41xFEw3X6BZJS1SZdo1sVOUbos_DCeotsVJ2hKyZGGTMWRF














3.      Tahapan Perkembangan Motorik Anak usia 2-3 tahun

Motorik Kasar
Motorik Halus
Aplikatif Motorik Kasar
Aplikatif Motorik Halus
Melompat-lompat
Mencoret-coret dengan 1 tangan

Berjalan jinjit
Menggambar garis tak beraturan
Description: https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQE5dHZJtgrXFAI5ADV5AUtA1QPY_Cq5QTSUsOmCsxLO_5Tw15j
Menendang bola
Memegang pensil
Description: https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR63ZI13UEmBoNHlIhbNwQe84dbvkakDVRPEKaStOuZmvklnJmVAQ
Memanjat meja atau tempat tidur

Belajar menggunting

Description: https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ9njFnwq2awvUixMQvEZtbW6FuCGQjo_exPwiasHaYK1n2jpjZtQ
Naik tangga dan lompat di anak tangga terakhir

Mengancingkan baju
Description: https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS2Z3tX5tDFQnekDFI1l7XoiceXqAkBxGxtZzW9K9OFetCQ66nL
Berdiri dengan 1 kaki
Memakai baju sendiri
Description: http://plovea.files.wordpress.com/2012/05/1r.jpg

4.      Tahapan Perkembangan Motorik Anak Usia 3-4 tahun
Motorik Kasar
Motorik Halus
Aplikatif Motorik Kasar
Aplikatif Motorik Halus
 Melompat dengan 1 kaki
Menggambar Manusia
Description: https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQVUS5tC4JJrM-j-RYeoZiiq6p3U47bxSF57I7rcZDIynS__XYs
 Berjalan menyusuri papan
Mencuci tangan sendiri
Description: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTuHwhlRkhRECplrQ2u9YSPDhPRiOH6T2tnjDYX3Odro8aJsoL0lQ
 Menangkap bola besar
Membentuk benda dari plastisin
Description: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSt0tjSjHgsdpwJ1bax9R6jHwFgRMce2tbkXlt7LzL0Mqfxc0N9
 Mengendarai sepeda
Membuat lingkaran
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgu-AVDlrhlHUlFX3Ni0Ge3L1aH5Ml-nBQOU1klPMIb_u-L_6DgqNLhQ1pvScMN44jtV7RInW26Bmu36oMuXZFQ-Lj46f-BXsBUvJL4N4WNpnnhZcaDYLNn2UP6eJS0-m_JKD82NdUBDPI/s1600/2013-08-28+06.08.51.jpg
 Berdiri dengan 1 kaki
Membuat garis lurus cukup rapi


5.      Tahapan Perkembangan Motorik Anak Usia 4-5 tahun
Motorik Kasar
Motorik Halus
Aplikatif Motorik Kasar
Aplikatif Motorik Halus
Menuruni tangga dengan cepat
Menggunting dengan cukup baik
Seimbang saat berjalan mundur
Melipat amplop
Description: http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2012/08/1344540924340318624.jpg
Melewati rintangan
Membawa gelas tanpa menumpahkan isinya
Melempar dan menangkap bola
Memasukkan benang ke lubang besar


D.      Faktor-faktor yang mempengaruhi Perkembangan Motorik Normal
1. Sifat dasar genetik, termasuk bentuk tubuh dan kecerdasan ......mempengaruhi..laju..perkembangan.
2. Awal kehidupan pascalahir
, tidak ada hambatan pada kondisi .....lingkungan yang tidak menguntungkan, semakin aktif janin semakin .....cepat..perkembangan..motorik..anak.
3. Kondisi pra lahir yang menyenangkan (gizi makanan sang ibu) lebih
.....mendorong  perkembangan motorik yang lebih cepat pada masa .....pascalahir.
4. Kelahiran, apabila ada kerusakan pada otak akan memperlambat
.....perkembangan ....motorik. Dan juga kelahiran yang sebelum waktunya .....juga..bisa..memperlambat..perkembangan..motorik.
5.
Stimulasi, yang berkesempatan untuk menggerakkan semua bagian .....tubuh akan ....mempercepat..perkembangan..motorik.
6...Perlindungan, yang berlebihan akan melumpuhkan persiapan .....berkembangnya....kemampuan..motorik.
8. Cacat fisik, seperti buta akan memperlambat perkembangan motorik.
9.
.Perbedaan jenis kelamin, warna kulit, dan sosial ekonomi, lebih ....banyak ....disebabkan oleh perbedaan motivasi dan metode pelatihan ....anak ketimbang karena ....perbedaan bawaan.

E.    Ciri-ciri Gangguan Perkembangan Motorik
Gangguan Perkembangan Motorik dapat diketahui ketika usia dini. Pada usia dini inilah seseorang dapat ditentukan  normal atau tidaknya Perkembangan Motorik. Maka dari itu, kami akan memaparkan ciri-ciri gangguan perkembangan motorik yang tidak normal dari usia dini.
*      Motorik kasar:
* Belum dapat berguling umur lima bulan.
* Belum dapat mengontrol kepala usia 6-7 bulan.
* Belum dapat duduk tegak di lantai 5-1 0 menit pada usia 10-12 bulan.
* Belum dapat merangkak atau mengesot dan ditarik ke posisi berdiri
...pada umur 12-13 bulan.
* Belum berjalan sendiri atau dititah pada umur 18-21 bulan
*      Motorik halus:
  * Tidak dapat memegang benda yang diletakkan di tangannya pada usia  .....4-5 bulan.
  * Tangan tetap terkepal erat sampai usa 4-5 bulan.
  * Tidak dapat memegang benda dengan satu tangan pada umur tujuh  .....bulan.

 * Tidak dapat memindahkan benda kecil ke dalam gelas sampai usia 6-7 . ..bulan.
 * Tidak dapat menyusun tiga kubus pada umur dua tahun.
 * Tetap memasukkan benda ke mulut disertai sekresi air liur sampai usia . ..dua tahun.

F.    Deteksi Dini pada Gangguan Perkembangan Motorik dengan Alat ukurnya  

1.      DDST(Denver Developmental Screening Test)
Alat diatas sangat penting dalam bidang kesehatan dikarenakan :
a.       Digunakan : untuk untuk menaksir perkembangan personal sosial, motorik halus, bahasa dan motorik kasar pada anak umur 1 bulan sampai 6 tahun.
b.      Bertujuan : untuk membandingkan kemampuan dengan anak yang lain yang seusia, bukan sebagai pengganti  evaluasi diagnostik dan pemeriksaan fisik manusia.

Menurut screening DDST ini, dapat kita lihat bahwa pada perkembangan motorik anak dapat dideteksi melalui alat ini yang biasa dilakukan para ahli psikologi maupun ahli terapi untuk mengetahui normal atau   tidaknya...perkembangan  motorik pada anak. Agar, mereka dapat mengetahui bahwa si anak mempunyai gangguan/perkembangan motoriknya tidak normal, psikolog maupun orangtua..mengetahui gangguan yang diderita anak. Supaya nanti keduanya punya persiapan matang untuk menghadapi si anak tersebut. Deteksi ini sangat penting. Karena, hal ini sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan yang dialami oleh anak. Kita juga dapat mengetahui bahwa perkembangan motorik manusia itu terganggu dapat mengakibatkan keja fungsional otak juga terganggu dan mengakibatkan anak saat dewasa tidak menjadi orang sperti biasanya dan tidak dapat dikatakan normal. Jadi, alat deteksi perkembangan motorik ini perlu untuk mengecheck perkembangan motorik anak.

2.      KPSP(Kuesioner Pra Skrinning Perkembangan)
Alat diatas sangat penting dalam bidang kesehatan dikarenakan :
a.       Digunakan : mengetahui ada atau tidak adanya hambatan, gangguan atau masalah dalam perkembangan anak.
b.      Bertujuan : mengetahui perkembangan anak.

Dari Tabel ini, dapat kita lihat bahwa pada perkembangan motorik anak dapat dideteksi melalui alat kpsp yang dilakukan para ahli psikologi maupun ahli terapi untuk mengetahui normal atau   tidaknya...perkembangan  motorik pada anak. Agar, jika diketahui bahwa si anak mempunyai gangguan/perkembangan motoriknya tidak normal, psikolog maupun orangtua..mengetahui gangguan yang diderita anak yang........dideteksi perkembangan motoriknya supaya nanti keduanya punya persiapan matang untuk menghadapi si anak tersebut. Deteksi ini sangat penting. Karena, sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan yang dialami oleh anak. Kita juga dapat mengetahui bahwa perkembangan motorik manusia itu terganggu dapat mengakibatkan respon, tanggapan, reflek, itu tidak akan terjadi dan mengakibatkan anak saat dewasa tidak menjadi orang sperti biasanya dan tidak dapat dikatakan normal. Serta, akan sulit bersosialisi dengan lingkungan, sulit beradaptasi dengan orang normal yang biasanya. Maka dari itu, alat deteksi perkembangan motorik ini perlu sering digunakan kepada kalangan anak-anak.




















BAB IV
KESIMPULAN
           
*      Perkembangan motorik adalah proses yang sejalan dengan bertambahnya usia secara bertahap dan berkesinambungan, dimana gerakan individu meningkat dari keadaan sederhana, tidak terorganisir, dan tidak terampil, ke arah penguasaan keterampilan motorik yang kompleks dan terorganisasi dengan baik.
*      Di dalam suatu perkembangan, keadaan fisik motorik seorang anak memang sangat menjadi perhatian, sebab proses tumbuh kembang anak akan mempengaruhi kehidupan mereka pada masa mendatang.
*      Perkembangan motorik sangat dipengaruhi oleh organ otak dan kematangan syaraf. Otaklah yang mengendalikan setiap gerakan yang dilakukan anak. Semakin matangnya perkembangan sistem syaraf otak yang mengatur otot, memungkinkan berkembangnya kompetensi atau kemampuan motorik anak.
*      Sejalan dengan perkembangan fisik dan usia anak, syaraf-syaraf yang berfungsi mengontrol gerakan motorik mengalami proses neurological maturation. Syaraf-syaraf yang berfungsi mengontrol gerakan motorik mencapai kematangannya dan menstimulasi berbagai kegiatan motorik yang dilakukan anak secara luas.
*      perkembangan motorik merupakan kegiatan yang terkoordinir antara susunan saraf, otot, otak, dan spinal cord.
*      Macam-macam perkembangan motorik normal menurut Hurlock adalah
a.       Perkembangan motorik kasar
b.      Perkembangan motorik halus
*      Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri.
*      Sedangkan motorik halus adalah gerakan yang menggunakan otot-otot halus. Otot ini berfungsi untuk melakukan gerakan-gerakan, bagian-bagian tubuh yang lebih spesifik, seperti menulis, kemampuan memindahkan benda dari tangan, mencoret-coret, menyusun balok, menggunting, dan sebagainya.
*      Perkembangan Motorik Normal adalah proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak. Pada dasarnya, perkembangan ini berkembang sejalan dengan kematangan saraf dan otak anak.
*      Deteksi dini pada perkembangan motorik sangatlah perlu karena sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan yang dialami oleh anak.

*      Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik normal antara lain ;
a.       Sifat dasar genetik
b.      Awal kehidupan pasca lahir
c.       Kondisi pra lahir
d.      Kelahiran
e.       Stimulasi
f.       Perlindungan
g.      Cacat fisik
h.      Perbedaan jenis kelamin, warna kulit, dan sosial ekonomi
*  Ciri-ciri gangguan motorik normal ;
1.      Motorik kasar
a.       Belum dapat berguling umur 5 bulan
b.      Belum dapat mengontrol kepala usia 6-7 bulan
c.       Belum dapat duduk tegak di lantai 5-1 0 menit pada usia 10-12 bulan
d.      Belum dapat merangkak atau mengesot dan ditarik keposisi berdiri pada umur 12-13 bulan
e.       Belum berjalan sendiri atau dititah pada umur 18-21 bulan


2.      Motorik halus
a.       Tidak dapat memegang benda yang diletakkan di tangannya pada usia 4-5 bulan.
b.      Tangan tetap terkepal erat sampai usia 4-5 bulan.
c.       Tidak dapat memegang benda dengan satu tangan pada umur tujuh bulan.
d.      Tidak dapat memindahkan benda kecil kedalam gelas sampai usia 6-7 bulan.
e.       Tidak dapat menyusun tiga kubus pada umur dua tahun.
f.       Tetap memasukkan benda kemulut disertai sekresi air liur sampai usia dua tahun.














DAFTAR PUSTAKA

Hurlock, Elizabeth B. 2000. Psikologi Perkembangan. Jakarta : Erlangga
Zahratullina Putri, Dian. ”Makalah Perekembangan Fisik dan Motorik”. November, 2012.  http://deanwe.files.wordpress.com/2012/10/makalah-UHBN peta-konsep-lk-3-0-6-tahun.docx. (Diunduh pada hari : Senin, tanggal : 13 Oktober 2014, pukul : 20.45 WIB)
Dj’phie. ”Perkembangan Motorik”. 24 Juni, 2009. http://djphie.wordpress.com/ 2009/06/24/perkembangan-motorik.html. (Diunduh pada hari : Senin, tanggal : 13 Oktober 2014, pukul : 21.45 WIB) 
Fazriyati, Wardah. “Deteksi dini gangguan Sensorik Motorik”. 30 September, 2013. http://health.kompas.com/read/2013/09/30/0942049/Deteksi.Dini.Gangguan.Sensorik.Motorik.Anak (Diunduh pada hari : Selasa, tanggal : 14 Oktober 2014, pukul : 04.45 WIB)
Judarwanto, widodo. ”Gangguan Motorik Anak”. 22 September, 2013. http://drwidodojudarwanto.com/ 2013/09/22/stimulasi-dan-kenali-gangguan-motorik-anak-sejak-dini.html (Diunduh pada hari : Selasa, tanggal : 14 Oktober 2014,  pukul : 05.15 WIB)
Kita, Sarana. “Alat Screening Perkembangan”. November, 2013. http://kmbpoltekkes.blogspot.com/2013/10/ ddst-denver-development-screening-test.html (Diunduh pada hari : Rabu, tanggal : 15 Oktober 2014, pukul : 07.17 WIB)
Fatimah. “Denver Developmental Screening Test”. April, 2012.
http://midwife-fatimah.blogspot.com/2012/04/ddst-denver-developmental- screening-test.html  (Diunduh pada hari : Minggu, tanggal : 18 Oktober 2014, pukul : 18.13 WIB)

Fatimah. “e-screening“ Oktober, 2013.http://midwivery2.blogspot.com/2013/10/e-skrining-atau-pemeriksaan.html (Diunduh pada hari : Minggu, tanggal : 18 Oktober 2014, pukul : 18.17 WIB)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar